Apa itu Brick pada Android ?

Sobat Idegadget.com, brick pada Android merupakan kondisi dimana smartphone kamu gak mau nyala karena kegagalan sistem atau software di dalamnya. Kegagalan ini bukan karena kerusakan hardware (perangkat keras) semisal terjatuh, jatuh di air, dan kerusakan fisik lainnya. Kejadian brick pada Android ini terjadi karena kegagalan pada saat melakukan modifikasi pada bagian software.
sumber gambar : rootmyandroid.org

Beberapa hal yang bisa menyebabkan brick adalah :
  1. Terjadi kegagalan saat flashing firmware
  2. Terjadi kegagalan saat melakukan proses rooting
  3. Terjadi kegagalan saat instal custom ROM, CMW, dan lain-lain
  4. Kernel corrupted
  5. Terjadi kegagalan saat unlocking bootloader
 Secara umum, android brick dikategorikan menjadi dua macam yaitu soft brick dan hard brick. Ciri-ciri soft brick adalah ketika smartphone dalam keadaan mati lalu dihidupkan dengan menekan tombol power, smartphone kita bisa merespon dan biasanya ditandai dengan munculnya logo produsen pembuat hape kamu. Misalnya ketika menyalakan handphone hanya nampak tulisan lambang Samsung, lalu setelah beberapa detik kemudian handphone kembali mati. Selain itu handphone masih menunjukkan bateri charging ketika sedang diisi. Kerusakan soft brick ini relatif lebih mudah untuk dipulihkan seperti sedia kala.

Berbeda dengan soft brick, hard brick merupakan kondisi dimana handphone kamu benar-benar gak bisa dihidupin meskipun sudah pencet tombol power. Terkadang beberapa handphone menunjukan tanda-tanda dengan berkedipnya lampu indikator. Kerusakan pada hardbrick bisa jadi lebih susah untuk dikeembalikan ke kondisi semula.

Lalu bagaimana cara mengatasi brick pada Android? Hal ini akan dibahas pada artikel selanjutnya. Semoga informasi singkat tersebut bermanfaat ya. Jangan lupa like fanpage facebook kami ya agar tetap stay tuned !


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Apa itu Brick pada Android ?"

Post a Comment